Hari Terakhir Pemantapan Keaswajaan dan Keannuqayahan, MA 1 Annuqayah Putri Tekankan Akhlaq Tasawuf

Annuqayah - Kegiatan Pemantapan Keaswajaan dan Keannuqayahan di MA 1 Annuqayah Putri resmi memasuki hari terakhir pada Rabu (13/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula lantai 3 mulai pukul 09.00–11.00 WIB tersebut mengangkat tema “Menjaga Hati dan Perilaku dengan Akhlaq Tasawuf Annuqayah”. Materi disampaikan oleh K. M. Mustofa dan dimoderatori oleh H. Asy'ari Khatib. 

Dalam penyampaiannya, K. M. Mustofa menekankan bahwa tasawuf bukan sekadar pembahasan tentang wirid dan amalan batin, melainkan proses pembentukan hati yang bersih dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Menurut beliau, inti dari tasawuf Annuqayah adalah menjaga hubungan dengan Allah SWT sekaligus menjaga adab kepada sesama manusia. “Kecerdasan tanpa akhlaq akan kehilangan arah. Karena itu, santri dan pelajar Annuqayah harus menjaga ilmu dengan adab, menjaga lisan, serta membiasakan perilaku santun kepada guru, orang tua, dan masyarakat” tambahnya.

Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya membiasakan sikap rendah hati, sabar, ikhlas, dan istiqamah dalam belajar. Tasawuf Annuqayah, menurutnya, mengajarkan keseimbangan antara ilmu, ibadah, dan akhlaq sehingga para santri tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.

Suasana penyajian berlangsung interaktif. Beberapa peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan seputar cara menjaga hati di tengah perkembangan media sosial dan pergaulan remaja saat ini. Pemateri menegaskan bahwa pengendalian diri, memilih lingkungan yang baik, dan memperbanyak dzikir serta muhasabah menjadi langkah penting dalam menjaga akhlaq di era modern.

Sementara itu, moderator Bapak. H. Asy'ari Khatib dalam kesimpulannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pemantapan keaswajaan dan keannuqayahan bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan bekal penting bagi siswa kelas akhir untuk menghadapi kehidupan setelah lulus dari madrasah. Beliau menyimpulkan bahwa akhlaq tasawuf menjadi pondasi utama dalam menjaga identitas santri Annuqayah. Dengan hati yang baik dan perilaku yang terjaga, para siswa diharapkan mampu membawa nilai-nilai Aswaja Annuqayah di tengah masyarakat, baik dalam dunia pendidikan, organisasi, maupun kehidupan sosial sehari-hari. (Tim_Humas)


Comments (0)

Leave A Comment

Kontak Kami Whatsapp