Program Pengabdian Siswa Kelas XII MA 1 Annuqayah Putri Resmi Digelar 16–21 Mei 2026

Annuqayah - Sabtu (16/05), MA 1 Annuqayah Putri menggelar program pengabdian bagi siswa kelas XII yang akan berlangsung mulai 16 hingga 21 Mei 2026. Kegiatan dilaksanakan setiap hari pukul 08.00 - 11.30 WIB dengan melibatkan seluruh siswa kelas XII secara bergiliran.

 Program pengabdian ini diawali dengan pembacaan tahlil bersama dan pengantar dari Kepala Madrasah sebagai bentuk doa serta pengarahan sebelum siswa melaksanakan tugas di lokasi masing-masing. Setelah kegiatan tahlil selesai, para siswa diarahkan menuju tempat pengabdian yang telah dijadwalkan oleh panitia.

 Waka Humas MA Pi, Bapak. Hafidz Fitratullah, selaku ketua kegiatan pengabdian menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta membangun rasa memiliki terhadap lembaga pendidikan. “Program ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi siswa agar memiliki jiwa pengabdian, peduli terhadap kebersihan, serta mampu menerapkan nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial di lingkungan madrasah,” ujar Waka Humas saat diwawancara oleh reporter IP. 

Selama kegiatan berlangsung, siswa akan melaksanakan berbagai tugas kebersihan dan penataan lingkungan madrasah. Adapun bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi bersih-bersih/membersihkan toilet siswa, seluruh kantor unit MAPI, pengecekan kelengkapan seragam siswa, serta tugas lainnya yang telah dibagi sesuai jadwal. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pihak madrasah menugaskan 10 guru pendamping yang akan mengawasi dan membimbing jalannya pengabdian siswa. Setiap harinya, kegiatan akan diikuti oleh dua kelas secara bergantian agar pelaksanaan lebih tertib dan efektif.

Bapak. Moh. Khalili KN, kepala MAPi, berharap program pengabdian ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin semata, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa yang disiplin, peduli lingkungan, dan siap mengamalkan nilai-nilai pengabdian di tengah masyarakat maupun lingkungan pesantren. "Selain itu, kami ingin menanamkan kepada seluruh siswa bahwa keberkahan ilmu tidak hanya diperoleh melalui belajar di dalam kelas, tetapi juga melalui pengabdian dan keikhlasan dalam membantu lembaga. Barokah bisa diraih dengan pengabdian. Ketika siswa mau berkhidmat, menjaga kebersihan, membantu ketertiban, dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, maka di situlah terdapat nilai keberkahan yang akan menjadi bekal dalam kehidupan". Ujar kamad. (Ra/Syi)

 

 


Comments (0)

Leave A Comment

Kontak Kami Whatsapp