Pengayaan Peminataan Hadir dengan Kajian Religi yang terpatri

Pengayaan Peminatan Hadir dengan Kajian Religi yang terpatri

Annuqayah- Kamis (13/02) Himpunan Siswa Peminatan (HSP) Ilmu-ilmu Keagamaan (IIK) dari Divisi Kutubiyah kembali merealisasikan pogram kerja tahunan mereka dalam agenda Pengayaan Peminatan IIK yang terselenggara selama empat hari yakni hari Kamis-Senin (13-17 Februari 2025) pada pukul 13.30-15.30 WIB. Yang diisi dengan kajian Ilmu Tafsir, Ushul Fiqh, Al aqidah wal Akhlaq dan Ulumul Hadits. Acara ini dilaksanakan di Ruang Audio Visual (AuVi). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, wakil kepala madrasah, pembina HSP MIA, pembina HSP IIK, seluruh ketua organisasi MAPi, serta Seluruh Siswa Peminatan IIK.

Pengayaan peminatan ini bertujuan untuk memperdalam kajian ilmu peminatan siswa IIK sebagaimana yang disampaikan oleh Adelia Lailatul Muawwanah sebagai Ketua Panitia kegiatan ini “Acara ini tidak lain untuk memantapkan pembelajaran siswa IIK juga untuk memperdalam wawasan mereka dalam kajian ilmu peminatan yang mereka pelajari setiap harinya” ujarnya saat diwawancara reporter IP. Tak hanya itu, Ketua Peminatan IIK, Fia Karomatul Aulia ikut menyatakan bahwasanya Ilmu ini penting untuk diperdalam karena berhubungan dengan uluhiyah. Jadi, sudah sepatutnya siswa IIK benar benar memahaminya.

Kegiatan ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Ilmu peminatan dikaji secara meluas oleh KH. Ahmad Maimun Syamsuddin selaku penyaji. Beliau memaparkan secara rinci mengenai ilmu ilmu agamis dari beberapa pembahasan yang begitu spesifik. Seluruh siswa IIK sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. “dalam kajian ini terdapat gagasan baru yang saya peroleh. Ada banyak problematika yang baru saya ketahui saat menghadiri acara ini” papar salah satu peserta Pengayaan Peminatan.

Bapak. Moh. Khalili KN, selaku kepala madrasah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada HSP IIK, terlebih pada tahun ini dilaksanakan di AUVI. “Mari hebat bersama, maju bersama dan terus menjaga persatuan”. Ujarnya. (F_N)

Add your thoughts

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *